Rangkuman SBdP Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Gambar Cerita

Rangkuman SBdP Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Gambar Cerita

Selamat datang kembali di blog kami yang penuh inspirasi! Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas rangkuman dari Sistem Pembelajaran Berbasis Proyek (SBdP) kelas 5, dengan fokus pada Tema 6 Subtema 3 yang menarik, yaitu Gambar Cerita. Rangkuman ini ditujukan kepada para siswa yang sedang mempelajari materi ini, serta para guru dan orang tua yang ingin mendukung proses pembelajaran mereka.

Tema 6 Subtema 3 dalam SBdP kelas 5 membawa kita ke dunia kreativitas dan imajinasi melalui gambar cerita. Subtema ini mengajak siswa untuk mengembangkan kemampuan dalam bercerita secara visual melalui gambar-gambar yang menarik. Melalui proses ini, siswa dapat mengasah kemampuan berpikir kritis, berimajinasi, serta meningkatkan keterampilan berkomunikasi.

Dalam pembelajaran gambar cerita, siswa akan belajar tentang berbagai unsur penting dalam menciptakan sebuah cerita yang menarik, mulai dari pendahuluan, konflik, klimaks, hingga penyelesaian. Mereka akan mempelajari bagaimana membangun alur cerita yang koheren dan mengembangkan karakter-karakter yang kuat dalam gambar cerita mereka.

Selain itu, siswa juga akan belajar tentang penggunaan berbagai teknik gambar, seperti penggunaan warna, perspektif, pencahayaan, dan proporsi yang tepat. Mereka akan diajak untuk menggambarkan adegan cerita dengan detail yang memikat, sehingga membantu audiens untuk memahami alur cerita secara visual.

Proses pembelajaran gambar cerita ini tidak hanya melibatkan keterampilan seni visual, tetapi juga mengintegrasikan berbagai aspek lain, seperti Bahasa Indonesia, Imtaq (Iman dan Taqwa), serta PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan). Siswa akan diajak untuk mengembangkan kemampuan bahasa mereka dalam menyusun cerita secara tertulis, serta mempertimbangkan nilai-nilai moral dan etika dalam cerita yang mereka gambarkan.

Dalam proses pembelajaran ini, guru memiliki peran penting sebagai fasilitator dan pemandu siswa. Guru dapat memberikan contoh-contoh cerita yang menarik, memperkenalkan teknik-teknik gambar yang bermanfaat, serta memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa. Melalui pendekatan yang kreatif dan berpusat pada siswa, guru dapat membangkitkan minat dan antusiasme siswa dalam belajar gambar cerita.

Selain itu, melalui kegiatan proyek dalam SBdP, siswa juga akan diajak untuk bekerja secara kolaboratif dalam kelompok. Mereka dapat saling bertukar ide, memberikan masukan, serta bekerja sama dalam menciptakan gambar cerita yang menarik dan bermakna

Rangkuman SBdP Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Gambar Cerita

Gambar Cerita
1. Gambar cerita adalah gambar yang menunjukkan atau menceritakan suatu adegan atau peristiwa kegiatan orang-orang atau binatang-binatang dalam suatu peristiwa.

2. Gambar cerita dapat ditemui pada buku-buku cerita, terutama untuk anak-anak, untuk menceritakan sebuah peristiwa, baik peristiwa yang benar-benar terjadi atau cerita imajinasi.

3. Fungsi dari gambar cerita adalah:
a) memperjelas alur atau isi cerita,
b) memperjelas isi pesan dalam promosi suatu barang, 
c) menarik perhatian,
d) menambah nilai artistik/keindahan dan
e) sarana untuk mengungkapkan perasaan penggambarnya 
f) Menambah daya tarik cerita.
g) Memberi penguatan pada tokoh dalam cerita.
h) Menghiasi halaman buku, majalah, atau surat kabar.
4. Objek Gambar Cerita:
a) Disesuaikan dengan tema cerita dan tokoh.
b) Dapat dibuat berwarna atau hitam putih saja. 
c) Dapat dibuat secara manual atau digital.

5. Langkah Membuat Gambar Cerita:
a) Tentukan tema yang akan digunakan.
b) Buat sketsa gambar sesuai tema pada kertas gambar menggunakan pensil. 
c) Warnai sketsa gambar dengan pensil warna, cat warna, krayon, atau spidol.

6. Bentuk suatu obyek gambar cerita dapat berupa gambar manusia, tumbuhan dan hewan.

7. Gambar-gambar tersebut bisa berdiri sendiri atau bisa gabungan dari berbagai obyek yang berbeda.

8. Obyek sebuah gambar cerita disesuaikan dengan narasi atau tema yang telah dibuat. Gambar cerita dapat menggunakan warna hitam atau putih saja.

9. Dalam pembuatan gambar cerita dapat menggunakan teknologi digital maupun menggunakan lukisan tangan.

10. Gambar cerita atau sering disebut dengan gambar ilustrasi banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

11. Bentuk-bentuk gambar cerita antara lain terdapat pada :
1) Komik.
a) Komik berasal dari kata comic yang memiliki arti lucu atau jenaka.
b) Komik merupakan karya seni yang menggunakan rangkaian gambar tidak bergerak yang penyusunanya membentuk sebuah jalinan cerita.
Berikut contoh ilustrasi komik

2) Cover.
Cover merupakan kulit atau sampul pada buku atau majalah.
Gambar cover memuat atau mewakili isi buku sehingga terlihat menarik. Berikut contoh ilustasi cover buku pelajaran.

Rangkuman SBdP Kelas Tema 6 Subtema 3 Gambar Cerita

3)  Majalah.
Majalah atau surat kabar dibagian sebelum atau sesudah tulisan biasanya terdapat gambar.
Gambar tersebut sering disebut Vignette (gambar pengisi halaman kosong pada majalah atau surat kabar yang memiliki fungsi menghias).
Berikut contoh ilustasi Vignette pada majalah. Contoh majalah:
Rangkuman SBdP Kelas Tema 6 Subtema 3 Gambar Cerita

4)  Cerita (Cergam, Cerpen, dll).
Suatu karya cerita biasanya dilengkapi dengan ilustrasi cerita.
Gambar Ilustrasi cerita ini mewakili cerita yang terkandung di dalamnya. Sebuah cerita akan tampak menarik apabila disertai dengan ilustrasi yang menggambarkan isi cerita.
Berikut contoh ilustasi cerita pendek.
Rangkuman SBdP Kelas Tema 6 Subtema 3 Gambar Cerita

12. Gambar cerita sering juga ditemukan dalam buku cerita, majalah, dan buku pelajaran.

13. Poster dan brosur juga sering disertai gambar cerita agar menarik.

14. Petunjuk cara penggunaan barang pun sering dilengkapi dengan gambar cerita untuk membantu pengguna menggunakannya.

15. Bagaimana gambar cerita dibuat?
= Menggambar cerita dapat dilakukan dengan 2 (dua), yaitu:
a) teknik kering 
b) teknik basah

16. Alat  dan  bahan  untuk  menggambar  cerita  dengan  teknik  kering,  menggunakan  beberapa  alat misalnya, pensil, kapur, krayon, atau bahan lain yang tidak memerlukan air.

17. Pada teknik basah, media yang diperlukan berupa cat air, tinta bak atau tinta Cina, cat poster yang
menggunakan air sebagai pengencer. 

Teknik Menggambar Cerita:
1. Teknik Kering
1)  Menggambar cerita dengan teknik kering, tidak perlu menggunakan pengencer seperti air.
2)  Cerita dibuat langsung pada kertas gambar.
3)  Mula-mula dibuat sketsa atau rancangan gambar yang menggambarkan sebuah cerita.
4)  Setelah itu, diberikan garis atau warna sesuai dengan media kering yang digunakan.
5)  Beberapa contoh media kering yang biasa digunakan antara lain:
a. Pensil:
   Pensil yang digunakan dalam menggambar cerita, biasanya pensil ukuran 2B sampai 6B. 
b. Krayon:
   Krayon memiliki beragam variasi warna.
   Krayon merupakan campuran antara lilin dan bahan pewarna yang aman untuk anak-anak.
   Krayon digunakan untuk menggambar cerita yang memerlukan variasi warna 
c. Pulpen atau Spidol
   Pulpen atau spidol juga digunakan untuk menggambar cerita dengan karakter yang tegas pada garis-garis.


2. Teknik Basah
1)  Media  yang  digunakan  untuk  teknik  basah  antara  lain,  cat  air,  tinta,  atau  media  lain  yang memerlukan air sebagai pengencer.
2)  Cerita dibuat dengan cara membuat sketsa pada bidang gambar dua dimensi berupa kertas.
Setelah itu, baru diberi warna sesuai dengan media basah yang sudah ditentukan.
3)  Teknik basah memerlukan beberapa alat dan bahanm seperti: cat air, cat poster, tinta bak atau tinta Cina, berbagai jenis kuas dan palet cat air
Rangkuman SBdP Kelas Tema 6 Subtema 3 Gambar Cerita

4)  Contoh gambar cerita yang dibuat dengan teknik basah:
Rangkuman SBdP Kelas Tema 6 Subtema 3 Gambar Cerita


1.  Penggunaan  media  menggambar  yang  berbeda,  akan  memerlukan  teknik  menggambar  yang berbeda juga.
2.  Pada gambar dengan menggunakan media kering, biasanya digunakan teknik arsir.
3.  Teknik arsir dibuat dengan menorehkan pensil, spidol atau alat lain berupa garis-garis berulang yang menimbulkan kesan gelap terang, dn kesan adanya dimensi.
4.  Selain teknik arsir, ada juga tekni blok.
5.  Teknik  blok  adalah  teknik  menutup  gambar  dengan  menggunakan  satu  warna  sehingga menimbulkan kesan siluet atau blok.
6.  Sedangkan cara penggunaan media basah,  bisanya memerlukan kuas untuk mengaplikasikan cat air maupun cat poster.
7.  Teknik sapuan basah menggunakan bahan dengan campuran air di atas kertas.
8.  Untuk memahami sebuah gambar cerita, terdapat beberapa unsur yang dapat dipelajari.
9.  Sebuah gamabr harus memiliki tema yang jelas sesuai dengan cerita.
10. Sebuah  cerita  yang  bertemakan  pasar  seharusnya  didukung  dengan  suasana  pasar  yang merupakan latar belakang cerita.
11. Gambar ilustrasi yang ditampilkan dapat berupa penggalan cerita yang paling menonjol.
12. Dari gambar ilustrasi dapat dibayangkan karakter tokoh dalam cerita tersebut

Rangkuman SBdP Kelas Tema 6 Subtema 3 Gambar Cerita

0 Response to "Rangkuman SBdP Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Gambar Cerita"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close